Sabtu, 25 Mei 2019

Kang Roy memilh shaft

Memanah, artinya gabungan 5 aspek yang senantiasa bersinergi yaitu pemanah, busur, tali busur, gustuwan dan anak panah. Dan diantara ke 5 aspek tersebut, bagian yang paling banyak terkena pembebanan energi dan yang paling banyak bergerak adalah anak panah. Sehingga fokus kita dalam mencapai akurasi maksimal akan sangat ditentukan oleh anak panah yang kita pakai, meskipun... kita tidak boleh meninggalkan aspek lainnya.

Akurasi adalah hal yang paling dicari oleh semua pemanah di semua zaman. Ini tantangan paling besar dalam memanah. Apalagi target di jarak yang jauh, tentu akan memunculkan kebahagiaan tersendiri ketika akurasi kita tinggi. Selain sang pemanah harus menguasai busur dan tekniknya dengan baik, Anak panah mengambil peran penting dalam akurasinya.

Tingkat presisi anak panah dimulai dari memilih bahan shaft yang tepat, shaft yang lurus dengan seratnya yang lurus dan tidak bersilangan, tingkat kepadatan yang sama di setiap inchinya serta kehalusan permukaan yang mantap untuk memperkecil gaya gesekan dengan udara.

Semakin lurus bahan shaft yang dipakai untuk anak panah, maka akan semakin mulus pula kurva orbit lesatannya, dan tentu akan semakin mudah pula diarahkan menuju target yang diinginkan.

Hal ini tentu menjadi tantangan besar bagi para arrow maker, mengingat... bahan untuk anak panah yang biasa dipakai adalah bahan organik, yaitu kayu atau bambu. Sangat sulit untuk menemukan atau membuat shaft anak panah yang benar2 memenuhi syarat2 tadi. Meskipun shaft sudah diproses dengan menggunakan mesin dowel canggih pun, terkadang karena suhu dan kelembaban udara, menjadikan shaft yang semula lurus, menjadi bengkok. Bahkan, seringkali anak panah akan bengkok setelah membentur dan menancap di target.

Sungguh, tidak mudah berurusan dengan bahan alam. Tapi bagi saya... ini adalah tantangan yang harus ditaklukkan. Kita harus pandai-pandai memilah dan memilih shaft yang cocok untuk anak panah yang akan kita gunakan nantinya.

Apalagi... ketrampilan meluruskan anak panah adalah seni yang hampir punah. Kita sudah terlalu sering dimanjakan dengan anak panah berbahan modern pabrikan, yang sangat jarang kita temui kekurangan di anak panah tersebut. Sehingga kemampuan alami kita dalam meluruskan shaft menjadi tumpul bahkan hilang.

Memang... anak panah yang lurus, tidak selamanya melesat dengan lurus, tapi setidaknya akan membantu menambah akurasi pemanah. Tapi... hampir bisa dipastikan, anak panah yang bengkok, akan sulit sekali mencapai target dengan baik.

Ingat kaidah wajib dari anak panah...

Semakin presisi anak panahnya, semakin tinggi pula akurasinya

Kang Roy
Arrow Maker Indonesia

http://bit.ly/081804203044
https://www.bukalapak.com/u/kang_roy

Kamis, 23 Mei 2019



Saya seringkali ditanya oleh temen-temen yang baru belajar memanah, baik tentang teknik memanah maupun peralatan memanah yang bagus untuk pemula. Sayapun maklum, temen-temen sangat semangat untuk menghidupkan olah raga memanah ini, begitu pula saya, juga harus semangat dalam melayani pertanyaan dari rekan-rekan sesama pemanah.

Nah, fokus pembahasan kali ini adalah tentang pemilihan anak panah yang cocok untuk pemanah pemula.

Permasalahan awal yang sering ditemui oleh para pemanah pemula biasanya salah beli / salah pilih anak panah sehingga... tidak cocok, mudah pecah, gampang patah bahkan yang lebih mengerikan lagi, akurasi tembakan tidak pernah bagus.

Agar tidak tertipu... eh maaf bahasanya terlalu kasar :D, Agar tidak salah beli, maka sebaiknya para pemanah pemula harus memaksakan diri untuk mempelajari hal hal dasar tentang panahan tradisional horsebow, sehingga mempersempit ruang kekecewaan ketika nantinya membeli peralatan memanah.

anak panah bambu

Tentang anak panah untuk pemula, saya merekomendasikan anak panah yang berbahan bambu petung. Mengapa?

  1. Material bambu merupakan salah satu material tertua dalam pembuatan anak panah. Artinya bambu sudah dicoba, di riset oleh para pemanah zaman dahulu.
  2. Seratnya lurus, sehingga akurasi bisa didapat dengan lebih baik, dan ini sangat perlu bagi pemanah pemula, agar percaya diri mereka meningkat ketika sedang memulai belajar memanah. Kalo sering gak kena target, atau meleset... bisa-bisa semangat belajar memanahnya akan menguap :D
  3. Bambu itu kuat, dan khusus untuk anak panah, tidak semua bambu bisa digunakan, tapi gunakan jenis bambu Petung. Tidak diragukan lagi, kita sangat familier dengan bambu, karena bahan ini sangat mudah ditemui di sekitar kita. Dan sudah jamak diketahui oleh orang-orang bahwa bambu adalah bahan yang kuat, sehingga sangat sering dipakai dalam kehidupan sehari hari.
  4. Tahan bentur, karena biasanya para pemanah pemula, kadangkala meleset ketika memanah dan membentur benda keras lain, seperti besi jagrak ataupun tembok. Karena material bambu merupaan bahan yang tahan bentur, maka penggunaannya akan lebih awet dan tahan lama, tentu akan menghemat uang belanja Anda, bukan.
Cuman seringnya... kita tidak memiliki waktu untuk pergi ke hutan atau ke gunung mencari bambu petung yang bekualitas, apalagi temen-temen yang tinggalnya di wilayah perkotaan, akan semakin sulit mendapatkan bambu petung untuk anak panah mereka.

Trus bagaimana solusinya?

Ini dia...

Alhamdulillah... Kang Roy menyediakan anak panah khusus untuk pemula, dengan bahan bambu petung yang terkenal sangat kuat. Anda bisa mendapatkannya disini


Untuk penejelasan lebih detail, silakan simak video singkat yang saya upload di channel Kang Roy:


Saya harap sedikit sharing dari saya ini bisa membantu para pemanah pemula untuk memilih anak panah yang cocok untuk berlatih.


Selamat berlatih

Kang Roy
Arrow Maker Indonesia
http://bit.ly/081804203044
https://www.bukalapak.com/u/kang_roy


Rabu, 22 Mei 2019

Fast shooting atau memanah cepat dalam khazanah panahan tradisional dengan menggunakan horsebow adalah sebuah skill wajib bagi seorang pemanah. Fast shooting merupakan puncak ketrampilan dalam memanah secara insting. Bagaimana memori otot mengambil peran paling besar dalam penggunaan teknik ini.

Sehingga, kemampuan ini adalah sebuah keharusan yang wajib dipelajari oleh setiap pelajar pemanah dimanapun dia berada.

Untuk mempelajari teknik ini, diperlukan waktu yang panjang, bisa berbulan-bulan bahkan bertahun tahun. Tentu dengan frekuensi latihan yang tinggi dan tingkat disiplin yang ketat, karena kita sedang membangun insting, membangun memori otot. Tidak bisa instan! Bahkan semua teknik memanah tidak bisa dipelajari dengan instan.

Tentu, ketika kita memanah cepat, maka tidak ada waktu lagi untuk melihat nock anak panah terpasang di string dengan benar. Mata tertuju ke arah target memanah dan jari jemari kitalah yang berperan dalam melakukan teknik ini. Tanpa melihat!

Maka, saya merangkum setidaknya ada 3 teknik dasar yang wajib dipelajari dalam rangka mendalami teknik fast shooting, yaitu:
  1. Teknik blind nocking
  2. Teknik fast drawing
  3. Akurasi

3 hal ini adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari teknik fast shooting atau memanah cepat. 3 teknik di atas bisa dipelajari secara berurutan, Pertama, pelajari teknik blind nocking, yaitu bagaimana menautkan / memasang anak panah ke tali busur / string tanpa melihat. Biasakan jari jemari kita merasakan posisi nock dan memasangkan ke string tanpa diikuti oleh panduan mata kita. Feel the arrow...

Setelah anak panah terpasang dengan baik di string, maka teknik selanjutnya adalah fast drawing, atau tarik string busur dengan cepat, lalu lepaskan setelah full draw. Di awal-awal, mungkin kita akan sedikit rasa takut dalam menarik tali busur dengan sangat cepat, biasa... khawatir kena jepret dari tali busur kita sendiri. Tapi hal ini wajar, karena baru kita baru belajar.

Yang terakhir adalah akurasi, atau ketepatan. Seringkali, kita sudah bisa memanah dengan cepat, tapi akurasinya amburadul. Kita mengejar kecepatan tembak, tapi tanpa memperhitungkan perkenaan anak panah di bantalan target. Sehingga akurasinya buyar. Maka, perbaiki akurasi sembari mempercepat laju nocking dan drawing kita.

Akan tetapi, sebelum masuk mempelajari teknik ini, peralatan memanah harus disiapkan dengan seksama. Karena hal ini akan mempengaruhi kecepatan kita dalam mendalami teknik memanah cepat ini. Ada beberapa langkah pelajaran awal yang harus dilalui oleh seorang pelajar pemanah dalam mendalami teknik memanah cepat ini. Apa saja? 
  1. Gunakan busur yang ringan tarikannya, 15-20 rotl
  2. Gunakan Kinanah Mamluk (yang menghadap depan)
  3. Gunakan Anak Panah Khusus Fast Shooting
  4. Gunakan anak panah yang banyak, minimal 2 lusin
  5. Latihan tanpa gustuwan / thumbring
  6. Frekuensi latihan yang ketat
  7. Jarak dekat, 3-5 meter
  8. Kuasai 1 teknik saja

Begini secara singkat penjelasannya...

Mengapa saya menyarankan untuk memakai busur yang ringan? Ya agar kita bisa berlatih lama dan tidak mudah capek. Bayangkan kalo kita latihan pake busur 50rotl (lbs), baru 10 rambahan saja, kita sudah KO, karena busurnya berat. Ingat, 10 rambahan di fast shooting, gak sampe 5 menit lho. Sehingga akan lebih nyaman jika kita berlatih dengan menggunakan busur yang tarikannya lebih ringan.

Busur Horsebow


Kinanah mamluk/side quiver adalah quiver yang sangat bagus bagi pelajar pemanah untuk mendalami teknik fast shooting ini. Kemudahan dalam memakai, memasang serta menggunakan quiver jenis ini sudah tidak diragukan lagi.

Quiver jenis ini, juga memudahkan kita dalam mencabut anak panah saat melakukan teknik ini. Separator di quiver juga di desain agar anak panah tidak bertumpuk saat pelaksanaan teknik ini, sehingga kita akan lebih mudah dan cepat dalam mencabut anak panah.

Dan lebih dari itu, kita juga bisa menggunakan sisi lubang yang quiver yang lebih besar jika ingin berlatih dengan menggunakan anak panah yang lebih banyak. efektif dan efisien!

Kinanah Mamluk
Anak panah fast shooting, seperti kita ketahui, haruslah yang mudah digunakan untuk fast nocking + blind nocking. Harus di desain khusus nocknya agar memudahkan para pelajar pemanah untuk  berlatih dan mengembangkan insting mereka dengan lebih cepat. Saya membuat nock anak panah untuk fast shooting seperti gambar di bawah ini, lebih lebar mulutnya. Tentu temen-temen sudah tahu khan maksud dari pembuatan nock seperti ini.

Selain itu, jarak bulu ke dasar nock juga sudah saya perhitungkan dengan cermat, tidak terlalu dekat, sehingga memudahkan kita dalam belajar teknik fast shooting ini. Mudah dicabut, serta bulu tidak rusak. 

Untuk mendapatkan anak panah khusus fast shooting ini, silakan klik link berikut ini: htttp://bit.ly/FastShooting.

Arrow Fast Shooting

video tentang anak panah fast shooting
Dan kita disini sedang melatih memori otot, perlu repetisi atau pengulangan sesering mungkin.

Nah, jika peralatan memanah sudah sesuai untuk berlatih, maka saatnya kita membuat jadwal latihan untuk mendalami teknik fast shooting ini. Latihan harian tidak perlu lama, cukup 30 menit setiap hari, Insya Allah sudah bagus untuk melatih memori otot kita.

Selamat berlatih, dan semoga Allah memberikan kita ketrampilan memanah yang baik.


Kang Roy
Arrow Maker Indonesia
WA: http://bit.ly/081804203044

Rabu, 26 September 2018


Panahan tradisional adalah olahraga yang kian digemari oleh masyarakat umum, dan ini sangat baik bagi perkembangan dunia olah raga di Indonesia. Masyarakat secara mandiri bergerak dan aktif untuk berolah raga, sehingga rakyat Indonesia secara umum akan lebih sehat jasmani dan rohaninya.

Nah... agar kita lebih semangat dalam berlatih memanah, berikut ini akan saya jabarkan setidaknya 6 poin penting mengenai manfaat yang bisa kita dapatkan dalam olah raga panahan tradisional.

Selain manfaat secara fisik, kita menjadi lebih sehat, badan lebih enerjik, lebih lincah serta tidak gampang sakit, tentu saja... ada manfaat lain yang bisa kita ambil dari olah raga panahan tradisional ini, antara lain:


  1. Kita bisa belajar fokus
  2. Melatih diri untuk lebih disiplin
  3. Melatih insting
  4. Melatih kesabaran jiwa
  5. Melatih ketrampilan desicion making
  6. Melatih ketrampilan problem solving
dan pasti ada manfaat lain lagi selain 6 manfaat di atas, nah.. untuk penjelasan detailnya.. silakan simak video berikut ini ya...


Selasa, 11 September 2018


Busur fiber adalah busur yang sudah sangat dikenal di Indonesia. Busur ini mulai saya produksi sekitar pertengahan 2015 dan sekarang sudah banyak penikmat busur ini. Tapi tahukah anda, apa saja kelebihan busur fiber ini? Hingga gaungnya sudah tidak bisa dibendung lagi.

Menurut saya, ada 4 kelebihan busur fiber ini bisa dibandingkan busur lain.

  1. Murah
  2. Mudah didapat
  3. Awet
  4. Banyak modelnya
Setidaknya ini adalah keunggulan yang saya temui di busur fiber, meskipun ada juga kelebihan lain yang mungkin dirasakan oleh pemanah lain.

Selain itu, busur fiber juga sangat cocok untuk pemula yang ingin memulai hobi memanah, karena sifatnya yang mudah dikendalikan dan tahan banting.

Untuk lebih jelasnya, silakan buka video di bawah ini


Kamis, 06 September 2018


Memulai hobi yang baru, tentu kita harus memiliki informasi yang cukup tentang hobi tersebut. Termasuk di dalamnya hobi panahan, pastinya kita harus mengetahui seluk beluk mengenai hobi asik ini bukan.

Nah, untuk mengawali hobi ini, pemanah pemula terkadang cukup kesulitan ketika memilih busur untuk pertama kali. Kriteria seperti apa yang harusnya kita pancangkan untuk sebuah busur pertama.

Karena, ketika kita salah memilih membeli busur, maka kita akan kesulitan dalam proses belajar memanah, kita akan membutuhkan waktu adaptasi yang lebih lama jika dibandingkan dengan busur sesuai dengan kemampuan tubuh kita.

Apa saja kriterianya?
mari kita simak di video berikut ini...

Senin, 03 September 2018


Memiliki anak panah yang bagus adalah impian dari setiap pemanah yang ada di dunia ini. Karena anak panah menjadi ujung tombak dari akurasi setiap tembakan yang dilakukan oleh pemanah. Sehingga banyak sekali pemanah yang rela menghabiskan waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk membuat anak panah yang sesuai dengan keinginannya.

Ada 4 ciri dasar dari sebuah anak panah yang baik. Ciri dasar ini adalah sebuah keharusan yang ada dalam setiap inchi dari anak panah. Maka dari itu, dengan mengetahui ciri dasar ini, kita akan mendapatkan anak panah yang baik dan mantap.

Mari kita simak 4 ciri anak panah yang bagus...


Senin, 27 Agustus 2018

Cara Merawat Tali Busur

Tali busur, atau watr adalah bagian penting dari sebuah qaws / busur horsebow. suatu bagian penting yang tidak mungkin dipisahkan. Busur tanpa tali ibarat raga tanpa jiwa. halah.

Watr adalah moving part busur yang bekerja sebagai pelontar nabl, ketika kondisinya tidak bagus, rusak, maka performa qaws akan bermasalah, baik dari segi kecepatan lesatannya, maupun akurasinya.

Untuk itu, perlu dilakukan perawatan yang baik untuk tali busur / watr agar tetap bagus, awet dan kondisinya siap pakai dengan performa yang maksimal.

Kali ini saya menggunakan beeswax atau lilin lebah dengan merk Arwax sebagai perawatan tali busur yang paling baik. Selain terbuat dari bahan alami nan organik, Arwax ini mampu mengurangi atau meminimalisir gesekan antar helai dari sebuah watr.

Ketika gesekan ini sangat minim, otomatis kinerja qaws akan meningkat.

Nah, bagaimana cara merawat watr qaws? mari kita simak sama sama...



Jumat, 24 Agustus 2018


Ada banyak bentuk nock anak panah yang ada di dunia panahan, dengan berbagai keunggulannya tersendiri. Serta, tiap desain memiliki cara dan teknik pemakaian yang berbeda. Peruntukannya pun juga tidak sama.

Mengapa selfnock?
Karena dalam pertandingan resmi internasional terdapat peraturan, yang salah satunya membahas tentang penggunaan nock organik. Nock organik ini salah satunya yaitu, dengan menggunakan selfnock. Selain itu, bisa juga menggunakan tanduk sebagai nock.

Nah, kali ini saya akan berbagi tips simpel tentang cara membuat selfnock, hanya dengan menggunakan gergaji tangan saja.

Bagaimana caranya?
mari kita simak video berikut ini...


Selasa, 14 Agustus 2018


Selain aliali / gustuwan, ketika memanah dengan menggunakan horsebow, kita menggunakan Thumb glove / sarung jempol. Biasanya sarung jempol ini terbuat dari kulit dan tebal dan kaku. Karena digunakan untuk menahan string ketika hendak memanah.

Selain itu, sarung jempol juga cukup efektif untuk memanah dengan teknik fast shooting, atau fast nocking, yaitu teknik memanah cepat tanpa melihat ke anak panah.
Karena sarung jempol ini tidak begitu menghalangi jempol ketika akan mengambil anak panah dan menempatkannya di string.

Untuk pemula, sarung jempol dari kulit ini juga cukup membantu untuk adaptasi jempol sebelum menggunakan ali ali / gustuwan.

Maka dari itu, kali ini saya akan membagikan tips singkat cara membuat pelindung jempol dari kulit dengan alat yang ada di rumah kita.

mari kita simak sama sama...



Jumat, 10 Agustus 2018



Merakit anak panah adalah ketrampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang pemanah yang baik. Karena anak panah merupakan bagian tak terpisahkan dari keseharian seorang pemanah. Namun demikian, ternyata banyak juga para pemanah yang belum bisa merakit anak panah sendiri. -Meskipun  mereka telah berbulan-bulan berlatih memanah.

Untuk itu, saya ingin membagikan sebuah tips sederhana namun cukup mantap bagi para pemula, maupun bagi pemanah yang sudah ahli. Yaitu tentang cara merakit arrow dengan cepat dan mudah.

Yang dibutuhkan untuk merakit anak panah antara lain:

  1. shaft ramin atau bambu
  2. point stainles steel
  3. nock plastik
  4. vanes bulu kalkun
Sedangkan alat-alat yang dibutuhkan adalah:
  1. lem G / lem Korea
  2. cuttter
  3. benang nilon
  4. gergaji
  5. gunting
  6. fletching jig
Silakan disimak baik2...




Bagi yang membutuhkan paket DIY Arrow 
  1. shaft ramin atau bambu
  2. point stainles steel
  3. nock plastik
  4. vanes bulu kalkun
Silakan kontak Kang Roy di WA 081804203044

Jumat, 08 Desember 2017

Anak Panah Tradisional

Jual anak panah dari kayu ramin, dengan spesifikasi sebagai berikut:

  1. Shaft/batang dari kayu ramin berkualitas dan halus.
  2. Diameter 8mm
  3. Panjang Arrow, 29 Inch
  4. Point, stainless steel
  5. Nock Plastik, Posisi nock tradisional
  6. Fletching Bulu Kalkun 4 dan 5 inch
  7. Berat anak panah sekitar 8-9 dirham
Pilihan warna
  1. Merah putih
  2. Merah hitam
  3. Full kuning (fletching 4inch)
  4. Orange Putih
  5. Orang Hitam
  6. Hitam Kuning
  7. Atau sesuai pesanan
  8. dll
Harga: 450.000 per lusin
exclude ongkir

Order:
Fast Response WA Kang Roy di 081804203044

NB: Butuh arrow dengan spesifikasi khusus? Warna, panjang dan berat serta spine yang terukur?
Langsung kontak saja di nomer WA di atas.

Shaft dari Kayu Ramin halus

Gundala, Ramin Arrows

Trad Nock Position

Stainless Steel

Fletching Bulu Kalkun Istimewa

Minggu, 19 November 2017

Kang Roy. Photo by Kang Jeka



Sejarah berulang... :)
Entah darimana saya harus memulai...
Ide mengadakan lomba memanah bergema di grup wa Panah Asmara, sebuah grup kecil yang mewadahi para pemula pelajar pemanah tradisional horsebow di bilangan kota Yogyakarta. Keinginan untuk mengadakan mini turnamen juga sudah sejak lama dimunculkan, tapi sepertinya... kami belum berani untuk unjuk diri merencana dan mengeksekusi ide ini.

Gayung bersambut ketika keinginan untuk mengadakan lomba memanah ini saya lontarkan di KPBI Cabang Joglo, hingga akhirnya ide ini di dengan oleh para pengurus KPBI pusat dan ternyata responnya sangat positif.

Mengingat... KPBI Cabang Joglo merupakan salah satu cabang awal ketika KPBI berdiri, terlebih lagi... perkembangan pengguna horsebow di kota Yogyakarta juga mengalami peningkatan yang signifikan. Dan yang lebih menjadi pertimbangan adalah... Kota Yogyakarta adalah kota budaya, kota wisata sekaligus kota pendidikan dan dianggap sangat klop dengan garis besar visi misi KPBI.

Singkat kata... panitia pun terbentuk dan hanya memiliki waktu 1 bulan lebih sedikit untuk menyiapkan segala sesuatunya untuk keperluan lomba, mulai dari perijinan, lapangan, target dan bantalan, ID card segala uborampe untuk keperluan lomba.

Awalnya kami sebagai panitia memiliki 2 opsi waktu lomba, bertepatan dengan 28 Oktober sebagai hari sumpah pemuda, atau 10 November hari pahlawan. Dan akhirnya panitia memutuskan untuk menggelar lomba untuk memperingati Hari Pahlawan, sehingga lomba seni memanah kali ini digelar dengan semboyan "SPIRIT OF HEROES' untuk mengingatkan kita akan jasa pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan Indonesia.

Uniknya... lomba kali ini.. panitia benar2 tidak memiliki dana, sepeserpun tak ada, nekad? bukan! Yakin, iya! Pamflet pun dibikin, disebar ke seluruh penjuru dunia. Dunia maya maksudnya :D Tanpa ada kejelasan hadiah yang akan dibagikan kepada para juara. Bismillah.

Target awal 150 peserta.

Tapi... di hari pertama penyebaran pamflet... masya Allah... HP Contact Person yang kita cantumkan di pamflet langsung full penuh dengan pendaftaran dari peserta, hampir tiap menit HP berbunyi, pertanda ada pesan yang masuk, ya, dari calon peserta lomba. mbludak! 

Tak disangka! Panitia hampir-hampir kewalahan menghadapi puluhan chating dari peserta dari seluruh Indonesia. Masya Allah...

Layar sudah terkembang, pantang surut sebelum berlayar.

Panitia jalan, perijinan masuk, perlengkapan jalan.
Alhamdulillah ada suntikan dana sebesar 3juta dari penduduk grup WA Panah Asmara, Alhamdulillah... sedikit angin segar. Meskipun angka di proposal terasa masih jauuuh... :D

Yang penting yakin pada Allah 'azza wa jalla.
Usaha telah maksimal, peluh telah mengering, dan hanya pasrah kepada Nya lah yang bisa dilakukan.
Satu doa ku yang tersembunyi... semoga hari H pelaksanaan lomba tidak hujan. :)

Dan... hari H pelaksanaan lomba pun datang.
Jam 05.03 saya sampai di lapangan, sudah ada beberapa panitia yang sudah stand by, Mas Aan selaku koordinator Sie Acara telah tiba di lapangan. masing nge set sana sini. Meja registrasi, taplak, sound dll. belum sepenuhnya siap. Masya Allah... dirimu yang memegang acara hari itu kang. Barokallohu fiik :)

Jam 06.00 peserta mulai berdatangan... melakukan registrasi di meja yang sudah di siapkan, sampai sekitar jam 7 hampir semua peserta telah melakukan registrasi, termasuk saya. :D
Alhamdulillah.. saya dapat nomer urut 001.

Adinda Yusron


Upacara pembukaan pun digelar, Adinda Yusron putra Ustadz Abu Umar Abdillah kami minta untuk membacakan beberapa ayat suci Al Quran. Syahdu... Rindu... Sesejuk pagi itu yang cerah. Batinku.. Alhamdulillah.. gak hujan :)

Komandan Heri Marinir. Photo by Kang Jeka


Upacara dipimpin oleh Komandan Heri Marinir dari KPBI Jawa Timur. Lalu secara simbolis, Ketua KPBI Joglo, mBah Kyai Bambang ASB, owner Bakso Tengkleng Mas Bambang, membuka acara lomba seni memanah ini dengan pemukulan Gong.

mBah Kyai Bambang ASB. Photo by Kang Jeka


Sebelumnya... saya jawil pak Bambang, "Pak... pidatonya 2 menit saja. hemat waktu." wkwkwk...
Ya, karena pesertanya mencapai ratusan dan target kita... sebelum dzhuhur harus sudah selesai. fiuh...

Setelah itu.. panitia dan peserta melakukan flight shoot dengan menggunakan whistle arrow. Pertama oleh panitia inti, lalu diikuti oleh seluruh peserta. Masya Allah... heroic! Melihat ratusan arrow terbang, bersiul bersama di udara, bersahut-sahutan. sswiiiiinng... swiing... swiiiiing.....

Persiapan Opening Shoot. Photo by Kang Jeka
Opening Shoot Oleh Panitia. Photo by Kang Jeka

...

Sekitar jam 8 lomba pun dimulai..
grup pertama dari sekitar 90 an pemanah mulai memasuki shooting line. Laki laki di 90 meter, wanita di 75 meter dan anak anak di 40 meter. Saya hanya bisa mengamati target 1-5, selain itu.. saya tidak begitu mengamati. karena jaraknya lumayan jauh dan tak terlihat dengan jelas siapa archer dan mana targetnya.

Suasana lomba. Photo by Kang Jeka


Fokus saja! Ingat latihanmu.
Dan.. lomba kali ini, degub jantung saya tidak seheboh ketika berlaga di Daarul Quran. Lebih tenang, lebih menikmati dan lebih santai. Satu per satu arrow saya lesatkan ke arah target. Alhamdulillah dari 27 arrow yang saya tembakkan, hanya 4 yang masuk di target. hehe... padahal ketika latihan bisa lebih baik loh.. (ngGayaa...)

Masya Allah... menyaksikan arrow terbang melesat parabolic mengarah ke target 90 meter itu.. sesuatuh bingit. Apalagi jika terdengar suara sayup-sayup dari arah target. Deb! masuk. Rasanya... nyes di hati. Meskipun ternyata tidak masuk di lingkaran target. haha.. :D

Setelah 27 arrow di tembakkan oleh seluruh peserta di grup pertama, maka saatnya grup kedua maju untuk menembak. Sama. 90 meter. Puluhan arrow melesat bersamaan. Epic.
Rasanya ingin ikutan terbang menaiki arrow-arrow itu, merasakan desiran udara yang terbelah lalu menghantam target dengan mantap. Deb! Rasanya sepersekian detik detak jantung berhenti...

Senenge Reek..!! Photo by Obay


Di saat itu... langit mulai menggelap, teriring doa terdalam.. Ya Allah... semoga hanya mendung yang menghalangi panasnya sinar matahari. Tidak hujan.

Qodarullah.. di saat grup saya, grup pertama memasuki shooting line, tiba-tiba hujan! rintik, gerimis, lalu menderas! Hingga semua peserta dan panitia terpaksa berlarian, menepi dan berteduh di tenda-tenda.

Hening... semua terhenti... seakan menikmati derasnya hujan.

Akankah lomba berakhir disini... atau haruskan kami menunggu berhentinya hujan...

Tunggu 10 menit, jika hujan tidak berhenti... Lanjut! Begitu sayup-sayup suara yang saya dengar dari sound panitia.

10 menit berlalu dan... sayapun menghampiri MC dan meminta nya untuk melanjutkan lomba. Apapun yang terjadi. Saya panggil seluruh peserta grup 1 untuk maju ke shooting line! Semua maju! Apapun yang terjadi! Lomba harus dilanjutkan! Heroik!

Dan semua pun basah...
Baju kebesaran yang sudah disiapkan sejak beberapa hari yang lalu... basah.
Busur... basah, quiver, arrow, bulu semua basah!
Dan MC sudah pasang aba-aba untuk hitungan mundur.

3... 2... 1... dung... suara gong mengiringi dan mulailah kami menembak di bawah guyuran hujan.

Tangan kiri saya usap-usapkan ke baju, agar sedikit kering dan genggaman tidak meleset. tapi apa daya... semua basah. Sia-sia saja. Yakin saja.

Bismillah..
Pasang arrow, angkat busur, mainkan elevasi, pasang kuncian, tarik sting... bidik dengan cermat... lalu lepaskan!

Shoot under the romantic rain. Photo by Obay


Disini saya sempat berfikir... karena hujan cukup deras, semua basah termasuk anak panah, maka tentunya.. anak panah akan bertambah berat sehingga saya harus menambah elevasi, menaikkan bidikan agar anak panah bisa menghantam target dengan sempurna.

Tapi ternyata saya salah...
Ada hal lain yang lebih penting yang mempengaruhi lajunya arrow! Dan itu saya pelajari sepersekian detik saat arrow melaju dibawah terpaan angin dan air hujan yang menderas. Faktor apakah itu?

Saya lanjutkan dulu kisah saya...
di jarak 75cm ini... tembakan saya membaik meskipun harus memanah di bawah hujan deras, dengan pandangan mata terhalang tetesan air di wajah. Dari 27 arrow yang saya lesatkan, ada 7 arrow yang masuk ke target dengan sempurna. Alhamdulillah...

Kepalang basah, cuci sekalian...

hujan yang cukup deras menyebabkan lapangan menjadi becek -alhamdulillah.. saya memakai sepatu boot-, sehingga cukup menyulitkan langkah kaki para pemanah. Di depan target, beceknya minta ampun... sampai ambles ini kaki. Dan... arrow yang meleset dari target pun masuk ke lumpur! wkwkwk...

Cuci sekalian di genangan air! :D
Lucu sekali...!!! Baru kali ini nyuci arrow. Hahaha...

...

75 meter selesai dan hujan masih mengguyur, seolah ingin membanting ketahanan tubuh para pemanah!

Lanjut ke 60 meter...
Rasanya... sangat dekat sekali jarak 60 meter itu. Padahal dulu ketika awal2 bermain panah... bisa menancapkan arrow di target dengan jarak 10 meter saja sudah luar biasa. Tapi kini.. bulan berganti tahun, seolah semakin dekat saja jarak-jarak itu...

Alhamdulillah di 60 meter ini, dari 27 arrow... saya berhasil menancapkan 10 arrow ke target dengan baik. Lebih baik dari 90 meter dan 75 meter. Dalam kondisi masih hujan meskipun sudah tidak sederas ketika bermain di jarak 75 meter. Tapi dalam kondisi sama. Basah kuyup semua.

Disaat grup pertama menyelesaikan laganya dan berganti dengan grup kedua... hujan mulai mereda, hanya sedikit gerimis romantis, manis dan puitis. halah.. :D

Grup kedua menyelesaikan jarak 75 dan 60 meter dengan suasana yang cukup berbeda dengan grup pertama. Hujan tidak se ekstrim disaat grup pertama berlaga.

Tapi anehnya... lebih banyak peserta dari grup pertama yang masuk ke 20 besar. Allohu akbar...!!!



Pas disaat adzan zhuhur berkumandang... rambahan terakhir dari grup kedua juga berakhir. Break untuk sholat zhuhur dan makan siang. Dan... hampir seluruh peserta sholat zhuhur dengan pakaian basah kuyup. masya Allah...

Lalu sekitar jam 1 siang, panitia mengumumkan 20 besar peserta yang akan masuk ke babak selanjutnya. Alhamdulillah.. saya masuk. Bahkan masuk di skor tertinggi bersama kang mas Nusantara Prasetya, pemanah gantheng dari Jawa Timur.

Dari 20 besar ini, akan diambil 8 orang, lalu 4 orang dan akan diambil pemenang 1,2 dan 3.

Saya tidak begitu memperhatikan dan tidak menghafalkan siapa-siapa saja yang masuk ke 20 besar dan 8 besar. Karena saya begitu menikmati lomba ini. Hehe...

Di seri 20 besar, alhamdulillah... arrow saya masuk 1. sehingga berhak baik ke 8 besar.
Di 8 besar ini, sistemnya aduan. 2 pemanah bertanding dan skor yang tertinggi yang berhak masuk ke 4 besar.

8 besar. Photo by Kang Jeka


Qodarullah... langkah saya terhenti di 8 besar. Dikalahkan oleh pemanah jawa timur, Kang Mas Odid dari Club Kurma Jawa Timur, yang ... masya Allah... stabilitas dan ketenangannya dalam memanah sudah terlihat sejak awal pertandingan.

Setelah dikalahkan di 8 besar ini... saya fokus menikmati pertandingan... gak hafal saya nama-nama pemanahnya. Tetapi.. saya menikmati setiap lesatan arrow yang masuk ke target. Asik banget rasanya.

Para Pemenang. Photo by Kang Jeka


Setidaknya... ada keyakinan dalam hati... latihan tidak akan pernah mengkhianati hasil. Saya menyiapkan segala sesuatunya untuk pertandingan kali ini. Mulai dari busur, arrow, quiver. Saya menyusun jadwal latihan saya dengan ketat. Saya sadar bahwa tidak setiap hari saya bisa berlatih dengan jarak 90 meter.

Pertandingan kali ini saya menggunakan busur buatan saya sendiri. Dengan model turkish, berat tarikannya 46 pounds. Sedangkan untuk arrow saya menggunakan arrow bambu.

Saya menemukan pola latihan unik dan efektif meskipun saya tidak setiap saat bisa berlatih di jarak jauh, namun ketika menghadapi jarak jauh maka hasil latihan ini terlihat dengan baik. Ya... setidaknya bisa mendapatkan point tertinggi saat kualifikasi.

Berapa panjang arrow yang saya gunakan?
Bagaimana bentuk bulunya?
Bagaimana spesifikasi teknisnya?

Lalu... latihan unik dan efektif seperti apa yang saya lakukan?
Penasaran?

Rahasianya akan saya bongkar di tutorial saya selanjutnya.
subscribe di Channel Youtube Kang Roy Archery untuk mengetahui teknik memanah yang saya kembangkan....

 Langganan Video Kang Roy