Sabtu, 17 Oktober 2015

Dari 'Ali, ia berkata; "Di tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tergenggam busur buatan orang Arab, kemudian beliau melihat seorang lelaki ditangannya busur buatan orang Persia, maka beliau bersabda: "Apa ini, lemparkanlah, dan kalian harus dengan yang ini dan yang serupa dengannya dan tombak-tombak yang bertangkai, karena dengan keduanya Allah akan menambah kekuatan kalian didalam menegakan agama dan menguasakan kepada kalian negeri-negeri." (Hadits Riwayat Ibnu Majah dengan derajat yang shahih)



Dari hadits shahih di atas, dapat disimpulkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat telah mengenal dan memahami kekuatan Busur Persia serta terdapat anjuran dari Rasulullah untuk mengadaptasinya. Busur Persia adalah jenis busur komposit berbahan kayu, tanduk dan otot/sinew, terdiri dari 3 bagian utama yaitu siyah (segmen ujung tempat mengaitkan tali); dustar (inti lengan busur); dan gagang yang dilem jadi satu, memiliki reflex seperti pada gambar terlampir bagian tengah serta memiliki kemiripan dengan Busur Turki pada gambar bagian kanan.

Dalam “Kitab Fi Bayan Fadl Al-Qaws Wa-s-Sahm Wa-Awsufihima” pada bab "Tentang berbagai jenis busur dan yang paling disukai diantaranya" dijelaskan bahwa Busur Arab terdiri dari dua jenis utama, yaitu Busur Hijazi dan Busur Komposit Arab.

Busur Hijazi terdiri dari 4 jenis, yaitu

  1. Busur yang dibuat dari satu batang kayu disebut qaḍīb; 
  2. busur yang dibuat dari satu batang kayu yang dibagi dua memanjang disebut filq; 
  3. busur yang dibuat dari dua batang kayu yang dibagi dua memanjang disebut sharīj,
  4. Busur yang diberi penguat tapi bukan komposit, yaitu yang dilapisi tanduk kambing pada bagian perut dan dilapisi otot/sinew pada bagian punggungnya. Busur jenis ini hanya digunakan oleh para ahli atau mereka yang tinggal dekat air (oasis, sungai, danau, dsb). 


Busur Komposit Arab (maṣnū‘ah, murakkabah) merupakan adaptasi dari Busur Persia dan kemungkinan besar ada kaitannya dengan hadits di atas tentang anjuran Rasulullah untuk mengadaptasi Busur Persia. Terdiri dari empat jenis bahan, yaitu kayu, tanduk, otot, dan lem/perekat dan terdiri darii 3 segmen utama yaitu siyah, dustar dan gagang. Busur Komposit Arab memiliki siyah yang lebih pendek dari Busur Persia serta kurvatur yang lebih parabolik seperti ilustrasi gambar bagian kiri. Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa daya jangkau Busur Arab dapat mencapai 150 meter.

Busur Komposit Arab seringkali disebut sebagai “Busur Menengah” (wāsiṭīyah) karena busur jenis ini menempati posisi pertengahan antara Busur Hijāzi berpenguat dengan Busur Persia/Turki.

Hadits di atas juga menguatkan hipotesis penggunaan teknik thumb draw di kalangan Ummat Islam generasi awal, mengingat penggunaan Busur Persia adalah dengan teknik thumb draw.

Ilustrasi: (kiri) Gambar rekaan Busur Komposit Arab dari suatu kitab furusiyyah, (tengah) Replika Busur Persia dan (kanan) Replika Busur Turki, courtesy of www.salukibow.com

by: Irvan Pani Abu Aqilah

Senin, 12 Oktober 2015


Definisi Teknik Thumb Draw

Thumb draw adalah teknik memanah dengan cara menarik tali busur dengan menggunakan jempol kanan, di mana anak panah diletakkan di sisi kanan busur dengan pangkal jempol kiri berlaku sebagai arrow pass (atau sebaliknya jika kidal).

Dalam teknik ini, tali busur dikaitkan pada lekukan sendi jempol, lalu jempol yang sudah dikaitkan tali busur ini dikunci oleh berbagai bentuk kuncian yang membentuk kepalan jari-jemari tangan kanan, sehingga membetuk postur akhir tangan kanan seperti orang sedang mengepal hendak menonjok sasaran.

Teknik thumb draw ini banyak digunakan oleh para pemanah berkuda dikarenakan keunggulan teknis yang ditawarkannya jika digunakan di atas kuda yang sedang berlari kencang.

Teknik thumb draw ini adalah ilmu kuno yang banyak di gunakan oleh kebudayaan-kebudayaan tinggi di wilayah Asia dan Afrika Utara, seperti kebudayaan Mesir kuno di abad 3000 - 2000 sebelum masehi, Bangsa Assyiria di abad 2000 - 600 sebelum masehi, Bangsa Scythia/Saka di abad 600 sebelum masehi beserta bangsa-bangsa di Asia Tengah seperti Bangsa Avar, Baskhir, Kipchak, Hun, Turki, Mongol, Magyar dan sebagainya, Bangsa-Bangsa Persia, Parthia, Bactria, India dan sebagainya, Bangsa Arab dan Dinasti-Dinasti Daulah Islamiyyah semenjak Kekhalifahan Rasyidun, Umawiyah, Abbasiyyah, Ayyubiyyun, Mamluk, Utsmaniyah Turki/Ottoman, Mughal serta kesultanan-kesultanan di Nusantara, Dinasti-Dinasti di China, Dinasti-Dinasti di Korea dan Jepang dan berbagai kebudayaan lainnya...

Mempelajari dan menguasai teknik ini akan membawa kita menjadi bagian dari suatu sejarah yang panjang, semenjak jaman antik dan kuno ketika para raja, kaisar, khalifah dan sultan berkuasa dan ketika para prajurit, ksatria, jawara, pendekar, faris, mujahid merambah berbagai penjuru dunia...

by. irvan pani abu aqilah
admin group Semua Tentang Horsebow & Thumb Draw Archery

 

Tutorial: Kuncian Tali Busur dan Cara Memegang Gagang Busur

A. Kuncian Tali Busur

Mandal (B. Turki) atau locking atau kuncian kepalan untuk mengaitkan tali busur pada jempol dan melakukan drawing ada 6 jenis dengan kode: 63, 69, 72, 73, 83, 24 sesuai Gambar I. Dari kelima jenis kuncian tersebut saling memiliki kekurangan dan kelebihan serta penggunaannya masing-masing. Tapi kuncian yang paling baik dan paling mudah adalah kuncian 63 dan 69. Kode-kode ini berasal dari kodifikasi sandi angka yang biasa digunakan oleh Orang Arab dan Militer Daulah Islam dahulu.

Kuncian 63: kelingking, jari manis dan jari tengah menekuk dengan ujung2nya menekan daging pada dasar jari yang menonjol. Jempol menekuk di bawah telunjuk lalu telunjuk mengunci jempol dengan kuku jempol terletak pada ruas kedua telunjuk dan ujung jempol menempel pada sisi sendi kedua jari tengah.

Kuncian 69 sama dengan kuncian 63 hanya jari kelingking, jari manis dan jari tengah pada posisi lurus menyandar pada telapak.

Tali busur diletakkan pada sendi pertama jempol.

Kuncian 63 dan 69 ini juga menjadi dasar yang digunakan oleh berbagai Mazhab Panahan dan masing-masing melakukan modifikasi seperti pada Gambar II.

Mazhab Abu Hashim Al Mawardi memodifikasi dengan posisi ruas pertama jempol yang rada miring dengan ujung jempol menempel pada ruas kedua jari tengah, sehingga membuat telunjuk menjuntai.
Mazhab Tahir Al Balkhi memodifikasi dengan posisi jempol sedikit menekan sehingga telunjuk dapat turut menyangkut di tali busur utk membantu menarik.

Mazhab Ishaq Ar Raqqi memodifikasi dengan ujung jari telunjuk sedikit menyentuh tali busur.

B. Cara Memegang Gagang Busur (Gambar III)

Mazhab Abu Hashim Al Mawardi memegang gagang dengan lurus dan anak panah melalui dasar jempol. Modifikasi lain adalah jempol diletakkan di atas jari tengah dan telunjuk menjulur.
Mazhab Tahir Al Balkhi memegang gagang dengan pergelangan tangan yg dibengkokkan ke dalam dan anak panah melalui ruas kedua jempol.

Mazhab Ishaq Ar Raqqi memegang gagang secara pertengahan antara lurus dan pergelangan tangan dibengkokkan dengan ujung telunjuk menyentuk ujung jempol yg ditekuk dan anak panah melalui dasar jempol dan di antara gagang dan sendi jempol.

Cara memegang busur yang dianggap paling baik adalah cara Mazhab Ishaq Ar Raqqi karena paling kokoh, lincah dan aman.

Cc: Mas Arif Abdurrahman, bener ya Pak Adam Swoboda pake teknik mazhab abu hashim



by: irvan pani abu aqilah
admin group ‎Semua Tentang Horsebow & Thumb Draw Archery

Jumat, 09 Oktober 2015


Jual anak panah dari bahan bambu, dengan spesifikasi sebagai berikut:
  1. Shaft dari bambu petung
  2. Arrow head dari besi
  3. Vanes: Bulu kalkun
  4. Self nock
  5. acc: nilon
  6. Panjang 85cm, diameter 8mm
  7. Presisi

Harga: 650.000,- / lusin
belum termasuk biaya kirim

Sila kontak WA: 081804203044

by. Kang Roy Horse Bow




Anak panah merupakan elemen terpenting ke 2 dalam dunia panahan setelah hadirnya busur dan tali string. Ada banyak bentuk dan macam anak panah yang dibuat oleh berbagai macam kebudayaan yang ada di dunia ini. Semua memiliki keunikan dan kegunaan tersendiri.

Anak panah tradisional atau sering disingkat dengan nama trad arrow kali ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan anak panah jenis lain. 



Jual panah / Busur Panah Hungarian style atau biasa disebut dengan Magyar style. Berikut ini spesifikasinya:


  1. Handle & Siyah: kayu mahoni tua
  2. Limbs dari super carbon fiber 3-4 mm
  3. String: Parachute Cord 4mm
  4. Towel Grip
  5. Acc: Prusik 2mm
  6. Kekuatan 20 - 40 lbs (by request)
Harga:
850.000,-
Belum termasuk biaya kirim.

Cara order:
Ketik SMS/WA: Beli Busur # Jumlah pesanan # alamat lengkap # kode pos
Kirim ke :
Kang Roy - 081804203044