Kamis, 10 Desember 2015

Teknik / cara memanah dengan menggunakan side quiver sangat lazim kita dapati di negeri ini. Karena ini adalah cara yang paling mudah dan cepat untuk mengambil anak panah dari sarungnya. Teknik ini juga sangat bagus untuk melatih kecepatan loading arrow sebelum menembakkannya.

War Lord Side Quiver


Arrow sangat mudah diambil sehingga bisa menambah kecepatan waktu memanah kita. Hal ini sangat penting, karena bagaimanapun juga kecepatan menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam memanah.

Selain kecepatan, aspek penting lain yang harus didapat adalah akurasi, percuma bisa memanah dengan cepat tapi akurasi nol besar. :) Begitu pula sebaliknya, akurasi yang bagus harus diimbangi dengan kecepatan nocking arrow / memasang anak panah di tali busur.

Berlatihlah dengan menggunakan busur yang ringan dulu, bisa dengan busur under 30#, untuk membiasakan otot tubuh dengan gerakan memanah kita.

Di bawah ini saya sertakan video praktek memanah dengan menggunakan busur 20# buatan saya sendiri. Dengan arrow dari bambu petung sepanjang 85cm dengan diameter 7 mm dan 8 mm, jarak tembak cukup 4 meter saja. wkwkwk...

Silakan menikmati...


Video di atas, saya menggunakan War Lord Side Quiver, dengan tempat anak panah menyerupai tempat peluru. Quiver ini masih baru jadi agak sedikit sempit / sesak ketika mengeluarkan anak panah. Tapi lama-kelamaan quiver ini akan mudah dan nyaman digunakan seiring dengan jam terbang kita. :)

Sedangkan video dibawah ini, menggunakan Back Quiver for Hunter yang bisa juga berfungsi sebagai side quiver, dengan melepas bagian dasarnya lalu kita pasangkan ke ikat pinggang.


Mari kita sama-sama belajar sebaik-baik permainan - memanah - dengan tekun dan disiplin. :)

Teknik / cara memanah dengan menggunakan back quiver hendaknya menjadi salah satu keahlian para pemanah. Karena back quiver ini cukup efektif untuk membawa anak panah dalam jumlah yang banyak tanpa merepotkan diri kita sendiri.

Bentuk dan bahan pembuatan back quiver sendiri ada banyak macamnya, yang paling murah dan mudah di dapat, anda bisa menggunakan potongan paralon / pipa PVC dengan diameter 2,5". Potong sepanjang 50-60 cm, kemudian beri pengikat / sabuk untuk membawanya.

Sedangkan untuk mereka yang tidak hanya sekedar membawa anak panah, tapi juga sedikit bergaya, gunakanlah quiver dari bahan kulit sapi. Karena disamping bisa membawa anak panah hingga 2 lusin, quiver kulit sapi ini juga enteng dan pas di punggung.

Dibutuhkan latihan yang kontinyu untuk melatih insting dan tangan kita ketika mengambil anak panah dari back quiver. Selain itu, diperlukan juga kecepatan dan ketepatan waktu sesaat setelah anak panah keluar dari quiver untuk ditembakkan.

Berikut ini video yang saya buat sebagai pembelajaran untuk kita semua mengenai teknik memanah dengan busur horsebow, dengan anak panah di back quiver.



Perlengkapan yang saya pakai di dalam video tersebut:
  1. Busur buatan sendiri dengan berat tarikan hanya 20#
  2. Back Quiver For Hunter dari kulit sapi asli.
  3. Kaos tangan semi kulit, untuk pelindung jempol kiri
  4. Cow Leather Thumbring
  5. Ikat kepala, biar keliatan macho :)
Perlu diketahui juga, jarak tembak ke sasaran hanya 4 meter. hihi...

Kamis, 03 Desember 2015

Berikut ini tutorial / cara memasang bulu / vanes pada anak panah dengan menggunakan alat sederhana yang bisa kita buat sendiri. Alat ini sangat mempermudah kita untuk mempercepat pembuatan anak panah.

Mari kita simak bersama-sama...


Langkah ke-1

Siapkan alat dan bahan:
1. Penggaris plastik
2. Jepitan kertas (besar)
3. Karet gelang
4. Lem Korea merk huruf "G"
5. Pisau cutter
6. Lem Alteco 110


Langkah ke-2

potong penggaris plastik jadi 2 bagian menggunakan pisau cutter.



Langkah ke-3

Gabungkan kedua potong penggaris, sudut runcing bertemu dengan sudut runcing (angka yang warna merah).


Langkah ke-4

Ikat penggaris dengan karet gelang supaya posisi penggaris tidak berubah.


Langkah ke-5

Jepit penggaris dengan jepitan kertas, posisi jepitan usahakan ada ditengah & rata. Posisi sudut runcing (angka yang warna merah) ada dibagian bawah.


Langkah ke-6

Rekatkan jepitan & penggaris menggunakan lem Korea


Langkah ke-7

Kalau lem sudah kering karet gelang bisa dilepas, jig siap digunakan.


Setelah jig sudah jadi, maka sekarang saatnya kita memasang bulu pada pangkal shaft / calon anak panah. Berikut ini langkah-langkahnya..

a. Siapkan fletching (bulu kalkun) & shaft bambu / kayu


b. Jepit fletching / bulu / vanes dengan jig


c. Ratakan fletching dengan bibir penggaris lalu pondasinya diolesi lem Alteco (Alteco kalau sudah kering warna bening tidak ada kerak putih seperti lem Korea)


d. Tempel fletching yang sudah diolesi lem ke shaft, agak ditekan sedikit supaya merekat rata, tahan 30-60 detik.


e. Kalau lem sudah kering, buka jepitan pelan2. Lanjutkan dengan fletching berikutnya.


f. Fletching selesai ditempel, anak panah siap dipakai untuk latihan, Bismillah.. :)



sumber: