Senin, 09 Januari 2017

10 Aturan Paling Mendasar Dalam Belajar Memanah

Pemanah

Sebelum belajar memanah atau berlatih memanah, setiap orang hendaknya mempelajari aturan umum paling mendasar dalam dunia panahan. Hal ini agar memanah menjadi kegiatan seni dan olahraga yang aman, menyenangkan dan menyehatkan jiwa, raga dan fikiran kita.

Siapapun yg memberikan busur ke orang lain entah meminjamkan, entah menjual, entah menghibahkan, wajib memberitahukan 10 aturan dasar berikut ini dan memastikan orang tersebut mengerti dan memahaminya:

  1. Wajib mendahulukan keselamatan dirinya dan orang lain
  2. Wajib menjunjung tinggi hukum dan aturan yang berlaku di wilayah Negara Republik Indonesia tanpa terkecuali.
  3. Jangan menarik dan melepaskan busur tanpa anak panah
  4. Jangan menembakkan anak panah ke udara
  5. Jangan mendekatkan kepala ke busur ketika sedang ditarik
  6. Jangan menembak makhluk hidup; tanaman, hewan, dan terutama manusia
  7. Jangan menembak pada jarak yang jauh sebelum menguasai jarak yang lebih dekat
  8. Jangan menembakkan anak panah yang rusak
  9. Jangan menembak di dalam rumah
  10. Jangan menembak jika belum yakin atas keamanan dan keselamatan dirinya serta lingkungan sekitar
10 aturan dasar ini dibuat untuk difahami, ditaati oleh para penuntut ilmu panahan, baik yang akan memulai belajar maupun yang sudah mempelajarinya. Termasuk juga para pembuat busur/bowyer dan arrow maker.

Semoga bermanfaat :)

6 komentar:

  1. Assalamualaikum kang
    Ada pertanyaan nih, kalo misal kita lagi sendirian d dlm rumah, apa tetap tidak boleh memanah di dalam rumah? Kalo iyya, kenapa alasannya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alasannya lebih kepada safety. Iya benar misalnya gak ada orang di dalam rumah, tapi perabotan rumah khan banyak. beberapa kali temen2 pemanah berlatih di dalam rumah, anak panah mengenai perabotan rumah tangga.

      Hapus
  2. Pak, kenapa tdk boleh menembak panah di dalam rumah ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Agar perabotan ibumu tidak rusak dek...

      Hapus
  3. Hewan buruan kan boleh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar mas, tapi sebelumnya harus mempelajari serta memahami dulu fiqih berburu, faham dengan anatomi hewan dan mampu grouping dalam jarak buru.

      Hapus